Bahlil: Harga LPG Nonsubsidi Naik Ikuti Pasar Global, Pemerintah Pastikan Subsidi 3 Kg Tetap Aman

IVOOX.ID – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa kenaikan harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg merupakan konsekuensi dari penyesuaian terhadap dinamika harga energi global. Kebijakan ini hanya berlaku untuk LPG nonsubsidi yang umumnya digunakan oleh sektor industri dan komersial.
Menurut Bahlil, pemerintah tetap menjaga stabilitas harga LPG subsidi 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat. Ia memastikan bahwa harga LPG subsidi tetap berada dalam kendali negara melalui skema subsidi yang telah ditetapkan.
“Nah, kenapa harganya naik? Saya katakan bahwa kita mengatur harga yang pemerintah bisa menjamin untuk harganya nggak naik itu adalah yang bersubsidi,” ujar Bahlil dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (20/4/2026).
Ia menjelaskan bahwa mekanisme penentuan harga LPG nonsubsidi bersifat fleksibel dan mengikuti pergerakan harga internasional, khususnya mengacu pada harga referensi Saudi Aramco. Dengan demikian, jika harga global turun, maka harga di dalam negeri juga berpotensi ikut menyesuaikan.
Selain itu, Bahlil memastikan kondisi ketahanan energi nasional, khususnya pasokan LPG, masih dalam kondisi aman. Ia menyebut cadangan stok LPG nasional saat ini berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah.
“Laporan dari kami standar minimum di atas 10 hari kok, di atas standar minimum nasional, aman,” ujarnya.
Sebelumnya, PT Pertamina (Persero) melalui Pertamina Patra Niaga telah merilis harga terbaru LPG nonsubsidi yang berlaku sejak 18 April 2026. Penyesuaian harga tersebut bervariasi di tiap wilayah, tergantung pada biaya distribusi dan kondisi pasar setempat.
Di wilayah DKI Jakarta, harga Bright Gas 5,5 kg ditetapkan sebesar Rp107.000 per tabung, sementara Bright Gas 12 kg mencapai Rp228.000 per tabung. Secara nasional, harga LPG 5,5 kg berada di kisaran Rp100.000 hingga Rp134.000, sedangkan untuk ukuran 12 kg berkisar antara Rp220.000 hingga Rp265.000 per tabung.


0 comments