Bapanas Sebut Harga Cabai Rawit Mulai Turun

IVOOX.id – Badan Pangan Nasional (Bapanas) menyebut komoditas pangan cabai rawit merah mengalami penurunan harga signifikan. Berdasarkan data Panel Harga Pangan Bapanas Pada 23 Februari 2026, harga cabai turun menjadi Rp70.953 per kilogram pada 1 Maret 2026 dari yang sebelumnya Rp77.645 per kilogram.
"Secara kumulatif, terjadi penurunan sekitar 8,62 persen dalam sepekan. Tren ini memperlihatkan koreksi harga yang konsisten dan cenderung melandai menjelang awal Maret," kata Kepala Bapanas Andi Amran Sulaiman dalam siaran pers Senin (2/3/2026).
Amran menegaskan bahwa tren penurunan ini merupakan hasil dari penguatan koordinasi lintas kementerian/lembaga melalui intensifikasi pengawasan Satgas Saber Pelanggaran Pangan di lapangan.
“Alhamdulillah, harga cabai rawit merah dan daging ayam menunjukkan tren penurunan. Ini buah dari kerja bersama, baik dari sisi pasokan maupun pengawasan distribusi. Kami pastikan stabilitas harga dan pasokan terus dijaga. Sidak pasar akan terus dilakukan, dan tidak boleh ada pelaku usaha yang mempermainkan harga pangan,” katanya.
Menurut Amran kecenderungan penurunan harga dua komditas tersebut terlihat dari sidak yang dilakukan di berbagai daerah pada 28 Februari 2026. Meski di beberapa wilayah seperti Jawa Timur dan Banten harga masih berada di atas HAP masing-masing di kisaran Rp80.000/kg dan Rp100.000/kg, tren penurunan mulai terbentuk.
Hal itu kata ia seiring membaiknya distribusi dan penguatan pengawasan rantai pasok dengan aksi guyur cabai yang dilakukan dengan kolaborasi petani champion cabai binaan Kementan bersama Bapanas melalui skema Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP).
"Secara umum, tekanan harga cabai mulai mereda dibandingkan periode sebelumnya yang sempat mengalami lonjakan tinggi," ujarnya.
“Kita ingin masyarakat mendapatkan harga yang wajar, peternak dan petani tetap memperoleh margin yang sehat, dan distribusi berjalan adil. Negara hadir untuk memastikan keseimbangan itu,” katanya.


0 comments