Bapanas Sebut Realisasi Penyerapan Beras Capai 1,3 Juta Ton | IVoox Indonesia

April 1, 2026

Bapanas Sebut Realisasi Penyerapan Beras Capai 1,3 Juta Ton

Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman
Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas) sekaligus Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman memberi keterangan kepada awak media di Jakarta, Senin (30/3/2026). ANTARA/Harianto

IVOOX.id – Kepala Badan Pangan Nasional (Kabapanas), sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan realisasi penyerapan beras dari produksi dalam negeri saat ini mencapai 1,3 juta ton, yang akan memperkuat cadangan beras pemerintah (CBP).

"Insya Allah, khusus sektor pangan itu aman. Sekarang serapan kita 1,3 juta ton (setara beras). Sekarang, kalau ditambah satu bulan (April) ini 1 juta ton saja berarti (bisa mencapai) 2,3 juta ton," kata Amran sebagaimana keterangannya di Jakarta, Rabu (31/3/2026), dikutip dari Antara.

Pemerintah optimis lebih siap dalam menghadapi musim kemarau di tahun 2026 ini. Tingkat cadangan pangan pemerintah (CPP) terus diperkuat dengan menyerap hasil panen produksi dalam negeri. Penyerapan 1,3 juta ton setara beras itu diserap dalam periode Januari-Maret 2026.

Amran menuturkan pemerintah bersama Perum Bulog akan terus mengakselerasi tingkat penyerapan beras, meskipun kemarau diprediksi akan dimulai April mendatang.

Bapanas mencatat realisasi penyerapan setara beras yang bersumber dari produksi dalam negeri telah mencapai 1,39 juta ton.

Pencapaian pada kuartal pertama tahun ini bahkan jauh melampaui realisasi Januari sampai Maret pada tahun-tahun sebelumnya.

Realisasi penyerapan setara beras di kuartal pertama tahun 2020 periode Januari-Maret mencapai 90,1 ribu ton. Lalu pada periode yang sama di 2021 meningkat menjadi 234,6 ribu ton.

Sementara terhadap realisasi Januari-Maret 2022 kembali turun menjadi 94,3 ribu ton, bahkan turun drastis pada periode yang sama di 2023 yang tercatat 35 ribu ton. Namun, meningkat signifikan pada periode Januari-Maret 2025 mencapai 719,3 ribu ton.

Dengan realisasi serapan beras produksi dalam negeri yang sangat progresif tersebut telah memperkuat CBP.

Pemerintah percaya diri lebih siap dalam mengatasi dampak musim kemarau yang akan menjelang.

"Dari sisi stok, (cadangan beras pemerintah) hari ini tertinggi yaitu 4,3 juta ton. Di bulan depan perkiraan 5 juta ton lebih, berarti aman. Jadi, persiapan kita jauh lebih baik dibanding sebelumnya," ucap Amran.

Pemerintah menargetkan Perum Bulog menyerap 4 juta ton setara beras pada 2026 untuk memperkuat CBP dan menjaga swasembada komoditas tersebut yang telah dicapai sejak akhir 2025.

Target itu meningkat bila dibandingkan target penyerapan pada 2025 sebanyak 3 juta ton.

0 comments

    Leave a Reply