BKSDA Pasang Kamera Pantau Pergerakan Komodo di Manggarai Timur | IVoox Indonesia

April 9, 2026

BKSDA Pasang Kamera Pantau Pergerakan Komodo di Manggarai Timur

Komodo melintas, hasil gambar yang diambil menggunakan kamera jebak
Ilustrasi: Komodo melintas, hasil gambar yang diambil menggunakan kamera jebak di Manggarai Timur. ANTARA/HO-BBKSDA NTT

IVOOX.id – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Nusa Tenggara Timur (NTT) memasang 12 kamera jebak untuk memantau pergerakan komodo di Kelurahan Poto, Kabupaten Manggarai Timur.

Kepala BBKSDA NTT Adhi Nurul Hadi mengatakan hal ini dilakukan untuk memonitoring pergerakan komodo sekaligus mencegah konflik berulang.

"Pada tanggal 31 Maret 2026 lalu warga Dusun Parasai, Kelurahan Pota, juga melaporkan kemunculan komodo berukuran sekitar 1,7 meter yang memangsa ternak warga," katanya di Kupang, Rabu (8/4/2026), dikutip dari Antara.

Tak hanya kamera jebak, pihaknya juga memasang kandang perangkap di daerah itu guna mencegah masuknya komodo ke sekitar lingkungan warga.

Adhi menegaskan komodo merupakan satwa dilindungi yang keberadaannya harus dijaga bersama, sehingga masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang membahayakan.

“Jika menemukan satwa liar di sekitar permukiman, segera laporkan kepada petugas agar penanganannya sesuai prosedur,” ujarnya.

Peredaran satwa komodo, kata dia, tidak hanya ada di Pulau Rinca ataupun di Pulau Komodo di Kawasan Taman Nasional (TN) Komodo. Namun tersebar juga di beberapa wilayah di Pulau Flores, salah satunya di Kabupaten Manggarai Timur yang lokasinya di hutan.

Selain itu ada juga komodo di Pulau Longos serta Pulau Ontoloe.

Karena itu pemantauan tersebut dilakukan, kata dia, agar tidak ada warga yang terkena gigitan komodo, yang tentu saja tidak diinginkan.

BKSDA NTT juga mengingatkan bahwa segala bentuk penangkapan, kepemilikan, maupun perdagangan ilegal satwa dilindungi dapat dikenai sanksi hukum sesuai peraturan perundang-undangan.

0 comments

    Leave a Reply