Delapan Pembalap Wanita Jajal Sirkuit Mandalika di Ajang Kartini Race 2026 | IVoox Indonesia

May 2, 2026

Delapan Pembalap Wanita Jajal Sirkuit Mandalika di Ajang Kartini Race 2026

Mobil para pembalap perempuan di ajang Mandalika Kartini Race
Mobil para pembalap perempuan di ajang Mandalika Kartini Race di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Jumat (1/5/2026). ANTARA/Akhyar Rosidi.

IVOOX.id – Delapan pembalap wanita mengikuti ajang Mandalika Kartini Race 2026 menjajal sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat pada Jumat, 1 Mei 2026. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandhi Satria mengatakan bahwa Kartini Race diharapkan menjadi bagian penting mendorong kebangkitan dunia balap nasional.

"Melalui event seperti ini, kami ingin mendorong lahirnya lebih banyak pembalap wanita serta memperkuat posisi sirkuit ini sebagai destinasi sport tourism kelas dunia,” kata Priandhi di

Sirkuit Mandalika, Jumat (1/5/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan, MGPA berkomitmen untuk terus menghadirkan ajang yang tidak hanya kompetitif tapi juga memberi ruang bagi pembalap dengan berbagai latar belakang, termasuk  perempuan.

"Saksikan srikandi-srikandi pembalap Indonesia yang akan unjuk skill balapan di ajang Mandalika Kartini Race 2026," katanya.

Ajang Kartini Race di Sirkuit Mandalika, kata dia, menjadi panggung pembuktian bagi pembalap wanita Indonesia.

Vivit Fatriana bersama putrinya, Patricia Revalino Purnomo, menjadi pembalap yang siap menjajal lintasan di Pertamina Mandalika International Circuit pada ajang Kartini Race yang dijadwalkan digelar pada 1–3 Mei 2026.

Vivit dan Patricia dikenal sebagai pembalap yang akrab dengan lintasan gravel seperti drag race dan rally, sehingga menjajal sirkuit permanen seperti Mandalika menjadi pengalaman baru keduanya di dunia motorsport.

“Ini pertama kali kami ikut race di Mandalika, dan rasanya seru banget. Ini pengalaman baru buat kami,” kata Patricia, dikutip dari Antara.

Karakter lintasan dalam sirkuit permanen yang memiliki karakter teknis dan kecepatan tinggi menjadi tantangan utama bagi dua pembalap wanita tersebut yang terbiasa dengan lintasan tanah dan gravel.

Vivit mengatakan, keinginan mencoba hal baru menjadi alasan utama mengikuti ajang Mandalika Kartini Race.

"Biasanya kita main di gravel, sekarang coba di sirkuit Mandalika karena seru banget,” kata Vivit, dikutip dari Antara

Kompetisi Kartini Race juga membawa pesan kuat bagi perempuan Indonesia dengan menunjukkan bahwa motorsport bukan dunia eksklusif khusus laki-laki.

“Motosport itu bukan cuma buat cowok, tapi buat siapa saja. Kalau punya minat, kenapa enggak dicoba?” kata Vivit.

Vivit mengajak perempuan lain menyalurkan hobi balap di tempat yang aman dan profesional. “Kehadiran event seperti Mandalika Kartini Race 2026 menjadi wadah penting untuk menumbuhkan minat dan bakat pembalap wanita Tanah Air," katanya.

0 comments

    Leave a Reply