Garut Dorong Penggunaan Tiket Elektronik untuk Cegah Pungli di Objek Wisata

IVOOX.id – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Jawa Barat mulai mendorong penerapan sistem tiket elektronik atau e-ticket di objek wisata yang dikelola pemerintah daerah untuk memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung.
"Kita juga mau coba e-ticketing nanti seperti apa, meskipun di beberapa titik sudah, nanti kita perlu konsolidasi begitu ya," kata Kepala Disparbud Kabupaten Garut, Beni Yoga Gunasantika kepada wartawan di Garut, Rabu.
Ia menuturkan, Disparbud Garut selama ini terus melakukan pembenahan destinasi wisata yang tidak hanya gencar melakukan promosi, tapi juga menerapkan sistem yang dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi pengunjung.
Destinasi wisata yang sudah menerapkan tiket elektronik, kata dia, yakni objek wisata Situ Bagendit, Kecamatan Banyuresmi, dan Situ Cangkuang di Kecamatan Leles.
"Bagendit sudah, Cangkuang kemarin sudah, nah yang tahun ini kita coba di (pantai) Sayang Heulang," katanya.
Ia menyampaikan, penerapan tiket elektronik itu hanya dilakukan di destinasi wisata yang dikelola oleh Disparbud Garut, selain Situ Cangkuang, dan Bagendit, juga destinasi wisata pantai di selatan Garut.
Namun untuk wisata Pantai Santolo, kata dia, sementara belum dibuka retribusi tiket masuknya karena masih dalam pembahasan bersama terkait pengelolaannya.
"Mudah-mudahan bisa ada kesepahaman sebelum bulan puasa dimulai begitu ya, karena menjelang musim libur panjang dan sebagainya," katanya.
Ia berharap adanya tiket elektronik itu bisa mencegah praktik pungutan liar, dan bisa lebih terbuka terkait retribusi resmi yang diberlakukan pemerintah daerah.
Tertibnya retribusi secara elektronik itu, kata dia, diharapkan bisa berkontribusi lebih besar pada pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata.
"Nanti outcome-nya adalah peningkatan PAD kita gitu, targetnya itu, mudah-mudahanlah kita berikhtiar," katanya.


0 comments