MTN Seni Budaya Diklaim Termaju, Fokus Cetak Talenta Kelas Dunia | IVoox Indonesia

February 13, 2026

MTN Seni Budaya Diklaim Termaju, Fokus Cetak Talenta Kelas Dunia

Menteri Kebudayan Fadli Zon
Menteri Kebudayan Fadli Zon saat enyapaikan sabutan dalam acara Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni Budaya di Taman Ismail Marzuki Jakarta pada Rabu (11/2/2026). IVOOX.ID/Fahrurrazi Assyar

IVOOX.id – Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) perkuat ekosistem talenta nasional melalui Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni Budaya yang merupakan inisiatif Kementerian PPN/Bappenas mencakup sektor riset, olahraga, dan seni budaya.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan bahwa pengembangan talenta seni tidak bisa dipisahkan dari strategi besar pembangunan sumber daya manusia Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.

"Negara hadir bukan hanya merayakan talenta, tetapi untuk merawat secara berkelanjutan, lintas sektor, dan lintas generasi," kata Fadli Zon dalam sambutannya dalam gelaran “MTN Wave: Gelombang Talenta Seni Budaya Indonesia” di Teater Besar Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Menurut Fadli, tantangan ke depan bukan hanya menemukan talenta, tetapi memperluas akses dan menciptakan jalur karier yang adil bagi para pelaku seni di seluruh Indonesia. Dengan demikian, talenta dari berbagai daerah memiliki peluang yang sama untuk bersaing di tingkat global sekaligus berkontribusi dalam jangka panjang bagi kebudayaan nasional.

Sejak skema MTN Seni Budaya direvitalisasi pada pertengahan 2025, Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan mencatat perkembangan signifikan. Dalam waktu kurang dari satu tahun, sebanyak 36.990 peserta terlibat dalam tahap pra-pembibitan dan 5.711 talenta masuk ke trajektori resmi MTN. Sebanyak 116 talenta berhasil meraih pengakuan internasional, didukung oleh 200 mitra kerja, mulai dari sanggar, komunitas, hingga pasar seni global. Program ini juga telah menjangkau 19 negara serta 58 kota dan kabupaten di Indonesia.

Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra menyebut capaian tersebut sebagai indikator penguatan ekosistem seni budaya nasional yang semakin solid.

Dalam acara tersebut, Fadli Zon bersama Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha juga memberikan apresiasi kepada sejumlah pihak yang konsisten melahirkan talenta berkelas dunia, seperti 88 Rising, Dangdut Academy, dan Indonesian Idol. Dukungan turut datang dari Kepala Staf Kepresidenan Muhammad Qodari dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia Kementerian PPN/Bappenas Pungkas Bahjuri Ali yang menilai pengelolaan MTN Seni Budaya sebagai yang “terbaik dan paling maju.”

Pagelaran MTN Wave menampilkan karya dari lima bidang seni, yakni seni rupa, seni pertunjukan, musik, film, dan sastra. Pertunjukan puncak bertajuk “Resonansa: Dari Titik Kecil Menjadi Gelombang Peradaban” menjadi simbol bahwa seni bukan sekadar ekspresi estetik, melainkan investasi strategis untuk masa depan bangsa.

0 comments

    Leave a Reply