Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Indonesia-AS Capai 38,4 Miliar Dolar AS | IVoox Indonesia

21 Februari 2026

Kerja Sama Perdagangan dan Investasi Indonesia-AS Capai 38,4 Miliar Dolar AS

antarafoto-konpers-perjanjian-perdagangan-timbal-balik-indonesia-as-1771561924-1
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (tengah) bersama Menteri Investasi dan Hilirasasi Rosan Roeslani (kiri) dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan) menyampaikan keterangan pers terkait perjanjian perdagangan timbal balik Indonesia-AS di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026). Pemerintah Indonesia-AS resmi menandatangani perjanjian perdagangan timbal balik dengan pengenaan tarif sebesar 19 persen terhadap produk-produk asal Indonesia dengan pengecualian khusus bagi produk-produk tertentu seperti tekstil dan garmen. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

IVOOX.id – Perusahaan-perusahaan AS dengan Indonesia melakukan penandatanganan kerja sama perdagangan dan investasi yang mencakup rencana pembelian barang dan penanaman investasi, dengan total komitmen sebesar 38,4 Miliar dolar AS di berbagai sektor.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan penandatanganan tersebut dilakukan dalam acara US-Indonesia Business Summit 2026 (Forum Bisnis RI - AS 2026) pada Rabu, 18 Februari 2026.

Airlangga menyampaikan bahwa sebagai mitra strategis Indonesia dalam perdagangan dan investasi, perlu forum bisnis yang mengundang perusahaan-perusahaan besar AS, KADIN, dan Asosiasi Usaha untuk terus mendorong kolaborasi antara dunia usaha kedua negara.

Menurut Airlangga dengan telah diselesaikannya Agreement on Reciprocal Trade (ART) semakin menguatkan komitmen kedua negara untuk semakin membuka akses pasar, dan menyelesaikan berbagai hambatan perdagangan (baik hambatan tarif maupun non-tarif), sehingga akan meningkatkan kepastian usaha dan membuka peluang investasi yang lebih besar di Indonesia maupun di AS.

“Melalui kesepakatan dalam ART ini, akan semakin memperkuat akses pasar dan daya saing produk Indonesia, sehingga akan menarik investasi yang lebih besar di berbagai sektor,” ujar Airlangga dalam siaran pers dikutip Jumat (20/2/2026).

Lebih lanjut ia merinci kesepakatan kerjasama perdagangan dan investasi yang dilakukan diantaranya pada sektor Agro, total kesepakatan pembelian mencapai USD 4,5 Miliar antara lain kesepakatan untuk pembelian Soybeans (USD 1,37 Miliar), Wheat (TBA hingga 2030 USD 1,25 Miliar), Corn (USD 855 Juta), Cotton (USD 244 Juta) dan produk lain (USD 800 Juta).

Sedangkan pada sektor Industri Manufaktur, beberapa kesepakatan investasi mencapai USD 33,91 Miliar. Beberapa kesepakatan antara lain kerjasama antara KADIN dengan USABC sebesar USD 2,00 Miliar, kesepakatan bahan baku industri berupa Shredded Worn Clothing sebesar USD 200 Juta, serta rencana investasi pada industri Semikonduktor yang mencapai USD 4,89 Miliar dan USD 26,7 Miliar.

Penandatanganan berbagai kesepakatan kerja sama tersebut dilakukan di depan Presiden Prabowo, pada sesi acara Gala Iftar Dinner, dan ditandatangani langsung oleh para Pimpinan Perusahaan AS dan Indonesia yang telah mengikat kesepakatan kerja sama tersebut.

0 comments

    Leave a Reply