Komisi XII-Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman, Tindak Tegas Penyelewengan | IVoox Indonesia

April 9, 2026

Komisi XII-Pemerintah Pastikan Pasokan BBM Aman, Tindak Tegas Penyelewengan

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya
Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Dirjen Migas KESDM, Kepala SKK Migas, Kepala BPH Migas, serta Dirut PT Pertamina Patra Niaga, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2026). IVOOX.ID/doc DPR RI

IVOOX.id – Komisi XII DPR RI memastikan kondisi produksi migas nasional hingga distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) berada dalam situasi aman dan terkendali. Kepastian ini disampaikan Ketua Komisi XII DPR RI, Bambang Patijaya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama sejumlah pemangku kepentingan sektor energi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2026).

RDP tersebut membahas realisasi produksi migas, pasokan BBM nasional, hingga mekanisme distribusi dan ketahanan stok energi. Berdasarkan laporan yang diterima, kondisi sektor hulu dan hilir migas dinilai tetap terjaga.

“Secara umum semua terkondisi dengan baik, termasuk capaian lifting yang tetap sesuai target,” ujar Bambang dalam keterangan resmi Kamis (9/4/2026).

Dari sisi pengawasan distribusi, penyaluran BBM disebut berjalan aman dengan pengawasan ketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum untuk mencegah penyalahgunaan. Komisi XII juga mengimbau masyarakat agar menggunakan BBM secara bijak dan tepat sasaran guna menjaga stabilitas pasokan nasional.

Selain itu, DPR menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap praktik penyelewengan BBM, bahkan mendorong sanksi berat hingga kategori tindak pidana korupsi untuk memberikan efek jera.

“Di tengah kondisi global seperti sekarang, ketahanan energi menjadi sangat penting dan harus dijaga bersama,” katanya.

Sementara itu, dari sisi distribusi, PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan BBM dan LPG tetap lancar. Perusahaan juga telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi potensi gangguan global, termasuk hambatan di jalur strategis seperti Selat Hormuz.

“Mitigasi sudah disiapkan, sehingga suplai minyak mentah maupun BBM tetap aman dan tidak terganggu,” katanya.

0 comments

    Leave a Reply