Madura United Menang di Kandang Lawan Persebaya 2-1

IVOOX.id – Madura United membungkam tuan rumah Persebaya dengan 2-1 dalam pertandingan Super League pekan ke-28 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat, 17 April 2026, malam.
Mengutip Antara, dua gol Madura United dicetak oleh Lulinha dan Riquelme, sedangkan satu gol Persebaya dicetak oleh Riyan Ardiansyah.
Persebaya bermain sabar dan membangun serangan dari bawah, untuk membongkar pertahanan Madura United.
Tapi Madura United yang unggul lebih dahulu pada menit ke-13, setelah tendangan spekulasi Lulinha dari luar kotak penalti gagal dijangkauy penjaga gawang Persebaya Andhika Ramadhani.
Persebaya meningkatkan intensitas serangan, sayang serangannya tak membahayakan gawang tim Sape Kerrab.
Gali Freitas mendapat peluang pada menit ke-22, sayang sepakannya dihalau penjaga gawang Madura United Diky Indriyana.
Tim asuhan Rakhmad Basuki terlihat lebih efektif dengan umpan-umpan pendek yang membuat masalah lini belakang Persebaya.
Pada babak kedua, tim asuhan Bernado Tavares terus menekan Madura United.
Bruno Paraiba membuat peluang pada menit ke-61 lewat aksi individual sampaik kotak penalti lawan, sayang dihalau penjaga gawang Madura United.
Serangan balik Madura United pada menit ke-64 membuat Persebaya ketinggalan 0-2. Riquelme yamg menggantikan Jose Brandao melesakkan bola ke gawang Persebaya.
Persebaya kembali menyerang. giliran Riyan Ardiansyah yang masuk menggantikan Malik Risaldi, membuat peluang pada menit ke-67, namun dihalau penjaga gawang Madura United.
Milos Raickovic juga mendapat peluang pada menit ke-72, namun tendangannya terlalu lemah sehingga ditangkap penjaga gawang Madura United Diky Indriyana.
Akhirnya Persebaya memperkecil kedudukan berkat tendangan Riyan Ardiansyah pada menit ke-82, setelah mendapat umpan dari Milos Raickovic.
Madura United terus memberi tekanan. Pada menit ke-86, Paulo Sitanggang membuat peluang, tapi dihalau Andhika Ramadhani.
Giliran Persebaya lewat Mihailo Perovic pada menit ke-88 membuat peluang emas, namun sontekannya membentur mistar gawang Madura United.
Kemenangan ini membawa Madura United mengoleksi 26 poin dan naik ke peringkat 15 klasemen menggeser Persis dan Persijap. Persebaya tetap di peringkat enam dengan 42 poin.
Berikutnya Persebaya bertandang ke Malut United FC di Gelora Kie Raha Ternate, Kamis, 23 April 2026, pekan depan pukul 19.00 WIB.
Sedangkan Madura United akan menjamu Dewa United di Stadion Gelora Bangkalan, pada Sabtu, 25 April 2026, pukul 19.00 WIB.
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares menilai Madura United lebih unggul dalam efektivitas permainan dengan mampu memaksimalkan peluang menjadi gol.
“Pertandingan yang bagus dengan peluang bagi kedua tim, tapi mereka punya dua tembakan ke gawang dan mencetak dua gol,” kata Tavares saat konferensi pers setelah pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026) malam, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, skuad Persebaya sebenarnya mampu menciptakan sejumlah peluang, terutama pada babak pertama yang belum bisa dikonversi menjadi gol.
Sementara di babak kedua, lanjutnya, Persebaya sempat kesulitan mengawali permainan, sebelum akhirnya mampu meningkatkan intensitas serangan dan menguasai area ofensif.
Tavares menilai anak asuhnya sudah menunjukkan perkembangan permainan dengan memanfaatkan ruang serta mengisi posisi di tiang dekat dan jauh untuk menciptakan peluang.
“Kami berkembang di babak kedua, menguasai bola di area ofensif dan menciptakan beberapa peluang,” tuturnya.
Namun demikian, ia mengakui keberuntungan belum berpihak kepada tim berjuluk Bajol Ijo itu karena beberapa peluang gagal berbuah gol akibat diblok pemain bertahan lawan maupun tidak tepat sasaran.
Ia menegaskan bahwa hasil akhir pertandingan tidak selalu mencerminkan jalannya laga, mengingat Persebaya memiliki lebih banyak peluang dibandingkan Madura United.
“Terkadang sepak bola seperti itu, mereka punya dua tembakan dan mencetak dua gol,” jelasnya.
Ia juga mempertanyakan sejumlah keputusan wasit saat laga melawan Madura United.
"Terutama terkait pelanggaran di area penalti lawan yang tidak diberikan serta proses terjadinya gol kedua Madura United," kata Tavares.
Ia menilai terdapat momen krusial yang seharusnya bisa mengubah jalannya pertandingan, salah satunya insiden yang melibatkan pemain Persebaya, Bruno Paraiba, di dalam kotak penalti.
Selain itu, ia juga menyoroti tidak adanya intervensi dari video assistant referee (VAR) dalam situasi tersebut, sehingga keputusan wasit tetap tidak berubah.
Menurut dia, ketidaktegasan dalam penggunaan VAR membuat timnya dirugikan dalam laga tersebut.
“Saya tidak mengerti kenapa VAR tidak menunjukkan itu,” ucapnya.
Di sisi lain, Tavares juga memprotes proses terjadinya gol kedua Madura United yang dinilainya tidak sesuai prosedur, karena melibatkan pemain yang masuk ke lapangan tanpa izin wasit.
Ia menjelaskan, dalam momen tersebut Persebaya tengah menguasai bola, namun tiba-tiba bola direbut oleh pemain lawan yang baru masuk ke lapangan sebelum akhirnya berujung gol.
“Dalam situasi itu, pemain datang dari luar tanpa kami melihat ada izin dari wasit, lalu mengambil bola dan mencetak gol,” ucapnya.
Sementara, pelatih sementara (caretaker) Madura United Rakhmad Basuki mengungkapkan bahwa disiplin dalam bertahan serta efektivitas untuk memanfaatkan transisi permainan.
"Sepak bola itu tentang bertahan, kami tekankan pemain harus kuat dalam bertahan dan mereka mampu menjalankan itu dengan baik malam ini," kata Rakhmad saat konferensi pers usai pertandingan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (17/4/2026) malam, dikutip dari Antara.
Ia menjelaskan, strategi tersebut telah dipersiapkan sejak sesi latihan, terutama dalam membangun organisasi pertahanan yang solid untuk meredam tekanan tuan rumah.
Selain itu, kata dia, pemain juga diberikan kebebasan untuk berkreasi saat menyerang, khususnya ketika berhasil melakukan transisi dari bertahan ke menyerang.
Ia menilai pendekatan tersebut mampu dimaksimalkan hingga menghasilkan dua gol yang menjadi penentu kemenangan.
"Skenario ini sudah kami latih, ketika bertahan harus mengikuti skema, tetapi saat menyerang silakan gunakan kreativitas masing-masing," ucapnya.
Di sisi lain, ia juga mengapresiasi kinerja lini belakang yang mampu menahan gempuran Persebaya sepanjang pertandingan dan hanya kebobolan satu gol.
Ia menilai soliditas pertahanan menjadi fondasi utama dalam mengamankan tiga poin di kandang lawan.
"Saya jujur memuji pertahanan kami malam ini karena mereka tampil disiplin dan menjalankan instruksi dengan baik," tuturnya.


0 comments