Menko Pangan Ingatkan Pengelola SPPG Soal Misi Pemenuhan Gizi Nasional | IVoox Indonesia

April 19, 2026

Menko Pangan Ingatkan Pengelola SPPG Soal Misi Pemenuhan Gizi Nasional

Menko Pangan Zulkifli Hasan
Menko Pangan Zulkifli Hasan memberi keterangan pers usai menghadiri Ceramah dan Dialog dengan Kepala SPPG dan Mitra Yayasan se-Banyumas di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026). ANTARA/Sumarwoto

IVOOX.id – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan Zulkifli Hasan meminta pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mengutamakan misi pemenuhan gizi nasional dalam menjalankan program makan bergizi, tidak semata berorientasi pada keuntungan.

“Kita ini supplier SPPG, program makan bergizi itu bukan hanya urusan bisnis. Kita membawa misi memajukan peradaban Indonesia,” kata Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas usai menghadiri Ceramah dan Dialog dengan Kepala SPPG dan Mitra Yayasan se-Banyumas di Gedung Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Sabtu (18/4/2026), dikutip dari Antara.

Ia mengatakan program makan bergizi yang dijalankan melalui SPPG merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia sejak usia dini.

Menurut dia, pemenuhan gizi yang baik akan berdampak langsung pada tumbuh kembang anak, baik dari sisi fisik maupun kemampuan kognitif.

Ia menilai generasi muda yang sehat dan cerdas menjadi kunci utama agar Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara lain di tengah dinamika global yang semakin kompetitif.

Oleh karena itu, keberadaan SPPG harus dipandang sebagai instrumen penting dalam pembangunan nasional.

“Misi kita membangun anak-anak Indonesia sehat fisiknya, sehat otaknya, cerdas, agar bisa bersaing dengan negara-negara lain,” katanya.

Meskipun keuntungan tetap menjadi bagian dari operasional SPPG, ia mengatakan hal tersebut bukan tujuan utama.

Menurut dia, keberlanjutan program justru ditentukan oleh komitmen pengelola dalam menjaga kualitas layanan serta memastikan distribusi makanan bergizi berjalan dengan baik dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Zulhas juga menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan SPPG.

Ia mengingatkan seluruh pihak yang terlibat untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, mengingat program tersebut menyangkut masa depan generasi bangsa.

Selain itu, ia mengajak para kepala SPPG dan mitra yayasan untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan ketulusan.

Menurut dia, keberhasilan program makan bergizi tidak hanya ditentukan oleh sistem, tetapi juga oleh semangat pengabdian dari para pelaksana di lapangan.

“Saya minta kerja pakai hati, pakai cinta kepada Merah Putih, cinta kepada anak-anak kita,” katanya.

Kegiatan Ceramah dan Dialog bertema Pengelolaan SPPG yang Amanah dan Profesional tersebut diikuti 300 kepala SPPG dan mitra yayasan se-Banyumas.

Forum tersebut menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas pengelola, serta menyamakan persepsi terkait pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat semakin solid dalam mendukung program makan bergizi nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa. 

0 comments

    Leave a Reply