Pakar Siber Ingatkan Waspadai Penipuan Digital

IVOOX.id – Chairman Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), Pratama Persadha, mengingatkan ancaman keamanan siber masih menjadi tantangan nyata khususnya modus penipuan digital. “Di tengah meningkatnya aktivitas belanja online, khususnya menjelang Ramadan, konsumen perlu semakin waspada terhadap modus penipuan digital yang kian beragam,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id Kamis (19/2/2026).
Ia menyebut modus yang paling banyak ditemukan adalah phishing berbasis pesan instan, impersonasi customer service, hingga penyalahgunaan tautan pelacakan pengiriman palsu. Karena itu, konsumen diminta memperkuat keamanan akun dengan menggunakan kata sandi yang kuat dan unik, serta mengaktifkan autentikasi dua faktor atau verifikasi biometrik.
Pratama juga mengingatkan agar masyarakat selalu bertransaksi di dalam platform resmi dan tidak tergoda untuk mengklik tautan dari kanal tidak resmi. Modus terbaru bahkan mengatasnamakan jasa logistik dan meminta korban mengakses tautan tertentu untuk melacak paket atau memproses pengembalian dana.
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai permintaan instalasi aplikasi di luar toko aplikasi resmi seperti Google Play Store atau App Store, termasuk permintaan berbagi layar. Ia menegaskan tidak ada platform resmi yang meminta pelanggan menginstal aplikasi dari file APK tidak resmi atau membagikan akses layar untuk memproses transaksi.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap penawaran yang tampak terlalu menarik, memastikan transaksi dilakukan melalui kanal resmi, serta secara rutin memperkuat keamanan akun guna melindungi data pribadi dan menjaga pengalaman belanja online tetap aman dan nyaman,” ujar Pratama.
Head of Customer Experience Lazada Indonesia, Intan Eugenia, memastikan komitmen perusahaan dalam menjaga keamanan transaksi. “Bila ada indikasi pembobolan akun atau transaksi tidak sah, segera hubungi pihak platform, laporkan ke bank atau penyedia dompet digital untuk melakukan pemblokiran, dan segera ubah kata sandi akun Anda,” ujarnya.


0 comments