Pemerintah Percepat Transisi Energi Bersih, Luncurkan Pembangunan 1,3 GW PLTS Atap | IVoox Indonesia

April 22, 2026

Pemerintah Percepat Transisi Energi Bersih, Luncurkan Pembangunan 1,3 GW PLTS Atap

Peluncuran 1,3 GW PLTS Atap
Peluncuran 1,3 GW PLTS Atap oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) di Jakarta, Selasa (21/4/2026). (ANTARA/Arnidhya Nur Zhafira)

IVOOX.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PT PLN (Persero), dan Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) bekerja sama meluncurkan 1,3 GW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap sebagai upaya percepatan transisi energi yang lebih bersih di Tanah Air.

Direktur Pembinaan Program Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Ahmad Amiruddin mengatakan, hal ini menandai capaian dan fondasi awal menuju visi pengembangan 100 GW energi surya nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dan Asta Cita.

“Pengembangan PLTS 100 GW merupakan langkah strategis yang sejalan dengan Asta Cita, khususnya dalam mewujudkan swasembada energi, memperkuat hilirisasi, dan mendorong kemandirian energi nasional,” kata Ahmad di Jakarta, Selasa (21/4/2026), dikutip dari Antara.

Lebih lanjut, ia mengatakan inisiatif peluncuran 1,3 GW PLTS Atap ini sejalan dengan prioritas pembangunan nasional, antara lain mendukung implementasi Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PLN 2025-2034 dan peningkatan bauran energi baru terbarukan (EBT).

Selain itu, langkah ini sekaligus mendukung visi perluasan akses energi bersih dan pengembangan 100 GW tenaga surya dan penyimpanan energi melalui inisiatif nasional berbasis desa dan koperasi, serta memperkuat daya saing industri nasional melalui energi yang lebih efisien dan rendah emisi.

Lebih lanjut, Direktur Retail dan Niaga PT PLN (Persero) Adi Priyanto menambahkan peluncuran 1,3 GW PLTS Atap juga selaras dengan upaya untuk mempersiapkan fondasi bagi pertumbuhan ekonomi masa depan dan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama transisi energi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).

“Ke depan, kolaborasi dalam pengembangan PLTS Atap diharapkan semakin luas dan dapat mempercepat pemanfaatan energi surya di berbagai sektor,” kata Adi.

“Dengan dukungan berbagai pihak, Indonesia memiliki peluang besar untuk mencapai target pengembangan energi surya nasional sekaligus memperkuat peran Indonesia dalam transisi energi di kawasan ASEAN,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Ketua Umum AESI Mada Ayu Habsari menekankan bahwa energi surya bukan lagi potensi, tetapi sudah menjadi kebutuhan strategis nasional sehingga perlu didukung dengan kerja sama berbagai pemangku kepentingan terkait.

“Dengan dukungan ekosistem industri yang semakin matang, AESI siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mempercepat implementasi PLTS dan mewujudkan target transisi energi Indonesia,” kata Mada, dikutip dari Antara.

0 comments

    Leave a Reply