Semarang Night Carnival 2026 Terkendala Hujan Deras

IVOOX.id – Hujan deras mengguyur pergelaran Semarang Night Carnival (SNC) 2026 berupa parade kostum spektakuler yang menjadi agenda tahunan merayakan hari ulang tahun ke-479 Kota Semarang. Gerimis sudah turun ketika Wali Kota Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan sambutan untuk melepas rombongan defile karnaval, di depan Balai Kota Semarang, Sabtu, 2 Mei 2026, malam.
Para peserta karnaval yang mengenakan berbagai kostum megah menyala dan berwarna-warni sudah bersiap, dipimpin oleh pasukan drumband dari Akademi Kepolisian (Akpol). Namun, sekitar pukul 19.00 WIB, hujan deras langsung mengguyur disertai angin yang cukup kencang yang membuat para peserta karnaval berangsur membubarkan diri. Masyarakat yang semula memadati sepanjang rute karnaval ikut bubar mencari tempat berteduh karena hujan turun semakin deras.
Atas nama Pemerintah Kota Semarang, Agustina menyampaikan permohonan maaf pada masyarakat karena harus mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan SNC 2026 karena kondisi cuaca yang tidak mendukung. "Hujan deras dengan intensitas tinggi yang terjadi tidak memungkinkan kegiatan dilaksanakan secara aman. Kami tidak ingin mengambil risiko sekecil apa pun yang dapat membahayakan warga, peserta, maupun petugas di lapangan," kata Agustina, dikutip dari Antara.
Pemkot Semarang sempat menimbang untuk menjadwal ulang SNC 2026, seiring dengan keputusan pembatalan tersebut. Hujan yang mulai reda sekitar pukul 20.15 WIB, namun menyisakan banjir di sejumlah jalan protokol yang menjadi rute karnaval hingga Lapangan Simpang Lima Semarang.
Setelah air berangsur surut, ternyata sebagian peserta SNC 2026 masih tetap bersemangat melanjutkan kegiatan sehingga akhirnya difasilitasi panitia. Sebagian para peserta SNC 2026 kemudian diangkut menggunakan mobil menuju depan Masjid Raya Baiturrahman Semarang untuk melakukan defile menuju Lapangan Simpang Lima dengan jarak sekitar 100 meter.
Ia mengapresiasi sejumlah peserta yang tetap berkomitmen menampilkan karya terbaiknya, bahkan sampai menyusul ke Simpang Lima dan mengajukan izin untuk tetap tampil. "Saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para peserta Semarang Night Carnival yang sudah berjuang untuk tetap perform. Ini bentuk kecintaan mereka pada Kota Semarang," katanya.
Ia menambahkan penyesuaian rangkaian kegiatan sebelumnya dilakukan dengan mempertimbangkan faktor keselamatan, menyusul kondisi genangan di beberapa tempat. "Keputusan penyesuaian diambil untuk menjaga keamanan peserta, termasuk yang berasal dari luar daerah dan mancanegara," katanya.
Di Lapangan Simpang Lima, band Wali yang telah ditunggu kehadirannya oleh masyarakat tampil menghibur ratusan warga yang telah berdatangan sejak sore hari.


0 comments