Semen Padang Imbang Lawan Malut United, Persik Kediri Kalah Lawan Bhayangkara FC | IVoox Indonesia

21 Februari 2026

Semen Padang Imbang Lawan Malut United, Persik Kediri Kalah Lawan Bhayangkara FC

Suasana latihan tim Semen Padang FC
Ilustrasi - Suasana latihan tim Semen Padang FC di Stadion H Agus Salim Padang, Kamis (5/2/2026). (ANTARA/Syarif Abdullah)

IVOOX.id – Tuan rumah Semen Padang FC secara dramatis berhasil menahan imbang tamunya Malut United 2-2 pada pertandingan BRI Super League pekan ke-22 di Stadion H Agus Salim Kota Padang, Jumat, 19 Februari 2026, malam.

Mengutip Antara, Tim Kabau Sirah selamat dari kekalahan di kandang sendiri berkat dua gol yang dicetak penyerangnya di penghujung babak kedua pertandingan tersebut.

Pada pertandingan yang dipimpin wasit Nendi Rohendi, Semen Padang tertinggal 0-2 pada babak pertama oleh gol penyerang Malut Tyronne del Pino menit ke-21 dan Nelson Junior menit ke-40.

Namun di tengah tekanan tim lawan , Angelo Meneses dkk berhasil melakukan penyelamatan pada penghujung babak kedua melalui dua gol yang dicetak dalam rentang empat menit. Gol balasan pertama Kabau Sirah dicetak Kianz Foese menit ke-87. Sedangkan gol penyelamat dari kekalahan dicetak Maicon menit ke-90+1.

Gol Maicon harus dipastikan wasit Nendi Rohendi dengan mengecek VAR, yang akhirnya memutuskan gol kedua Semen Padang itu sah, sekaligus mengubah nasib Kabau Sirah pada pertandingan itu.

Dengan kedua gol balasan dari kedua pemain sayap itu, Semen Padang selamat dari kekalahan sekaligus mengemas satu poin tambahan.

Setelah ketinggalan dua gol pada babak pertama Angelo Menesses dkk mencoba bangkit, namun lini tengah yang solid dan kokohnya lini belakang Malut United membuat Diego Mauricio dkk di lini depan kesulitan mencetak gol untuk timnya.

Hingga akhirnya kesempatan itu tiba untuk menyamakan kedudukan dalam rentang waktu empat menit di penghujung waktu normal.

Satu kartu merah mewarnai pertandingan itu yang diberikan wasit Nendi Rohendi kepada kapten tim Malut United Safrudin Tahar menit ke-90+9.

Delapan kali kartu kuning keluar dari kantong wasit yakni empat kartu kuning untuk pemain Semen Padang dan empat lainnya untuk pemain Malut United.

Dengan hasil imbang ini, Malut United meski tetap di peringkat ke-empat klasemen sementara BRI Super League dengan nilai 41, namun semakin menjauh dari peringkat ketiga Borneo yang mengemas 46.

Pada pertandingan di di Stadion Brawijaya Kota Kediri, Jawa Timur, Jumat, 19 Februari 2026, malam, Persik Kediri kalah saat melawan tim tamu Bhayangkara FC dengan skor 3-4.

Tiga gol dari Persik Kediri disumbang oleh Kiko Carneiro pada menit ke-33, Jose Enrique Rodriguez menit ke-51 dan Ernezto Gomez menit ke-64.

Sedangkan empat gol dari Bhayangkara FC disumbang oleh Slaviko Damjanovic menit ke-6, Nehar Sadiki di menit ke-38, Jean Befolo Mbarga menit ke-59 dan Bernard Doumbia menit ke-87.

Sejak peluit pertandingan babak pertama dibunyikan, kedua tim saling serang. Secara mengejutkan, Persik justru kebobolan pada menit ke-6 pertandingan.

Gol Bhayangkara FC tersebut berasal dari tendangan bebas yang menghasilkan kemelut di kotak penalti. Sundulan Slavko Damjanovic membuat bola menjebol gawang Persik Kediri. Skor berubah menjadi 1-0.

Ketinggalan satu gol, membuat Persik bangkit. Tim Macan Putih ini mencuri kesempatan lewat tendangan jarak jauh dari Kiko Carneiro. Sepakan kakinya di menit ke-33 membuat bola melesat ke kandang lawan, sehingga gol tercipta. Skor imbang 1-1.

Bhayangkara FC kembali membuat kedudukan harus berubah, setelah Nehar Sadiki mencetak gol di menit ke-38. Menerima umpan dari Ryo Matsumura, Bhayangkara unggul sementara 2-1 yang bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, tempo permainan makin meningkat. Selang empat menit usai peluit tanda pertandingan babak kedua dimulai, Persik kembali menjebol gawang lawan.

Jose Enrique berhasil memanfaatkan bola rebound dan membuat skor menjadi 2-2.

Bhayangkara FC tidak mau ketinggalan langkah. Memanfaatkan bola lepas dari Ezra Walian, pemain Bhayangkara FC Jean Befolo Mbarga menjebol gawang Persik di menit ke-59. Skor menjadi 3-2.

Enam menit kemudian Ernesto Gomez memanfaatkan umpan Adrian Luna. Persik kembali menambah pundi gol di menit ke-64.

Bhayangkara mencetak gol keempat yang membuat mereka kembali unggul pada menit ke-88. Memanfaatkan umpan dari Sidibe, Bernard Doumbia merobek gawang Persik di menit ke-87. Skor berubah menjadi 4-3.

Pertandingan yang diwarnai hujan deras ini juga menimbulkan persaingan yang ketat. Pemain Persik Kiko Carneiro terpaksa harus keluar lapangan setelah mendapat kartu merah dari wasit.

Hingga babak kedua usai, skor tidak berubah, 4-3 untuk keunggulan Bhayangkara.

Dengan hasil tersebut, Persik berada di peringkat ke-12 klasemen sementara dengan 26 poin, sedangkan tim lawan Bhayangkara FC di peringkat ke-8 klasemen sementara dengan 32 poin.

Pelatih Persik Kediri Marcos Reina mengaku dirinya senang melihat permainan para pemain, saat bagaimana mereka bisa kembali setelah tertinggal gol serta bagaimana untuk berusaha meraih kemenangan.

Namun dirinya tidak senang karena kebobolan gol mudah. Sehingga lini pertahanan menjadi salah satu perhatiannya.

Ia juga mengevaluasi tim, apalagi setelah Kiko mendapat kartu merah.

"Ini bukan masalah siapa yang hilang di posisi mana, tapi secara keseluruhan adalah masalah satu tim. Sehingga tim harus lebih bertahan lebih baik lagi," kata dia, dikutip dari Antara.

0 comments

    Leave a Reply