BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Pademawu Pamekasan Usai Polemik Menu Lele Mentah | IVoox Indonesia

13 Maret 2026

BGN Hentikan Sementara Operasional SPPG Pademawu Pamekasan Usai Polemik Menu Lele Mentah

Menu Makan Bergizi Gratis lele dan tempe marinasi
Menu Makan Bergizi Gratis lele dan tempe marinasi yang dilengkapi dengan buah naga, susu full cream, roti, pizza, telur rebus, susu full cream, serta buah naga yang dibagikan oleh SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Jawa Timur, pada Senin (9/3/2026). ANTARA/HO-BGN.

IVOOX.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Pademawu Buddagan, Kabupaten Pamekasan setelah muncul laporan terkait ketidaksesuaian menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diberikan kepada siswa berupa lele yang masih mentah.

Kondisi tersebut memicu penolakan dari pihak sekolah terhadap makanan yang didistribusikan. BGN kemudian melakukan peninjauan setelah menerima laporan mengenai kejadian tersebut.

“Berdasarkan pertimbangan pimpinan BGN, permasalahan tersebut dinilai telah menghambat proses distribusi dalam Program Makan Bergizi Gratis. Oleh karena itu, operasional SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan untuk sementara waktu dihentikan,” kata Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah II BGN, Albertus Dony Dewantoro dalam keterangan resmi yang diterima Ivoox.id Rabu (11/3/2026).

Dony menjelaskan penghentian operasional dilakukan sebagai langkah tindak lanjut untuk melakukan evaluasi serta perbaikan dalam proses pengolahan dan penyajian makanan. Selama masa penghentian, pihak terkait akan melakukan pembinaan sekaligus perbaikan sistem operasional dapur.

“Operasional SPPG akan kembali dibuka setelah proses evaluasi, pembinaan, dan perbaikan dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. Pemerintah berharap perbaikan tersebut dapat memastikan kualitas dan keamanan makanan yang diberikan kepada para siswa,” ujarnya.

Sebelumnya, sebuah video yang menampilkan menu MBG berupa lele mentah di salah satu sekolah di Kabupaten Pamekasan viral di media sosial pada Senin (9/3). Menanggapi hal tersebut, Ahli Gizi SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan, Fikri Kuttawakil, menjelaskan bahwa penggunaan lele marinasi dalam menu tersebut memiliki pertimbangan gizi serta ketahanan pangan.

“Kenapa kami menggunakan lele marinasi, pertama untuk mencegah berkurangnya gizi di lele itu dan menambah protein di hari itu. Dimarinasi, lele juga bisa bertahan sampai satu hari,” kata Fikri.

SPPG Pamekasan Pademawu Buddagan diketahui melayani total 3.329 penerima manfaat, yang terdiri dari siswa SMA/SMK/MA, SMP/MTs, PAUD/TK, SLB, tenaga pendidik, serta kelompok ibu hamil, ibu menyusui, dan balita di wilayah tersebut.

0 comments

    Leave a Reply