KUH Jeddah Lobi Otoritas Arab Saudi Agar Jamaah Umrah yang Tertahan Bisa Pulang Tanpa Biaya Tambahan | IVoox Indonesia

11 Maret 2026

KUH Jeddah Lobi Otoritas Arab Saudi Agar Jamaah Umrah yang Tertahan Bisa Pulang Tanpa Biaya Tambahan

Jamaah umrah asal Indonesia menunggu di bandara di Arab Saudi
Jamaah umrah asal Indonesia menunggu di bandara di Arab Saudi untuk kembali pulang ke Tanah Air. ANTARA/HO-Kemenhaj

IVOOX.id – Kantor Urusan Haji (KUH) di Jeddah menyatakan terus melakukan koordinasi dengan pihak travel serta otoritas di Arab Saudi agar jamaah umrah yang tertahan akibat eskalasi dapat segera dipulangkan tanpa harus terbebani biaya tambahan.

“Kami terus mengupayakan solusi terbaik melalui koordinasi intensif dengan berbagai pihak, agar jamaah dapat kembali ke tanah air dengan aman dan nyaman,” ujar Staf Teknis Haji pada Kantor Urusan Haji Jeddah M. Ilham Effendy dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (10/3/2026), dikutip dari Antara.

Ilham mengatakan KUH Jeddah memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan pihak maskapai, penyelenggara perjalanan, serta otoritas terkait guna membantu kelancaran proses kepulangan jamaah.

Sejumlah peserta umrah mengalami penjadwalan ulang penerbangan, utamanya mereka yang memiliki paket transit ke sejumlah negara di kawasan. Ada pula mereka yang mengalami pembatalan penerbangan.

“KUH terus melakukan pemantauan secara menyeluruh di area layanan bandara. Kami juga terus melakukan pendataan terhadap jamaah yang tertahan kepulangannya serta berkoordinasi dengan pihak travel dan otoritas terkait agar proses pemulangan dapat segera diselesaikan,” kata dia.

Sebelumnya, Kementerian Haji dan Umrah RI mengimbau calon jamaah umrah yang dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya seiring dengan situasi keamanan di Asia Barat yang semakin dinamis dan tidak menentu.

Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak menegaskan imbauan tersebut merupakan bentuk kehati-hatian pemerintah dalam memastikan keamanan warga negara.

“Mempertimbangkan kondisi Timur Tengah yang tidak menentu dan eskalasinya semakin tinggi, kami mengimbau jamaah umrah yang akan berangkat dalam waktu dekat untuk menunda keberangkatannya,” ujar Wamenhaj, dikutip dari Antara.

Pemerintah juga meminta jamaah umrah yang saat ini berada di Arab Saudi beserta keluarga di tanah air agar tetap tenang dan tidak panik.

0 comments

    Leave a Reply